This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.

Rabu, 26 September 2012

Memasang Robot EA

Sudahkah anda mendengar tentang robot Exper Advisor?
Atau anda sudah mempunyai file robot EA?
Jika Anda sudah punya koleksi robot exper advisor (EA)
tentunya sudah tahu cara memasang robot ini untuk trading
di metatrader. Tapi bagi teman yang belum punya atau
mengetahui cara memasang robot ini , berikut cara memasang robot EA pada metatrader :
1. Download dan install metatrader di pada computer anda,
    jika anda belum punya bisa daftar di broker forex yang
    memakai aplikasi ini untuk trading. Bisa buka live trading
    ataupun demo account.
2. Download atau cari file robot Expert Advisor
3. Copy file robot EA yang telah selasai di download
4. Bukalah file EA yg telah ada, kemudian buka my computer :
   C : \ Program Files \ InstaTrader 
   carilah folder expert di dalam sub folder tadi misal :
   C : \ Program Files \ InstaTrader \ experts
   kemudian paste file robot EA tadi disini.
   Untuk jelasnya lihat gambar berikut :


5. Selesai dech pasang robot EXPERT ADVISOR pada aplikasi
   metatrader, gampang kan?. Eeiitt… tapi tugas yang lain
   belum kelar coy karena setelah di pasang kita harus
   jalankan tuh robot dan jgn lupa disetting agar bisa
   bekerja untuk kita, kayak piara tuyul aja ya, hehe….
   Jgn lupa lilinya ditungguin lho, eh… PC or laptop maksudnya.
   Krn yg namanya EA tetap hrs kita yg mengendalikan. Key…
6.Setelah EA terpasang di terminal trading metatrader
   berikut cara untuk mengaktifkanya adalah :
   klik EXPERT ADVISOR pada jendela NAVIGATOR
   nanti akan muncul list EA yang telah terpasang
   lihat gambar berikut :
 

7. Setelah muncul klik 2x atau tarik kedalam chart
    Pilih EA yang akan di jalankan .
    Hingga muncul gambar seperti dibawah :

   Setelah gambar diatas muncul perlu di centang kotak pada 
   ENABLE ALERT ,ALLOW LIVE TRADING,ALLOW DLL FUNCTION CALLS,
   ALLOW IMPORT EXTERNAL EXPERTS.
8. Setelah semua di centang anda juga bisa mengatur
    bagian extern yg ada dari EA itu misal , target , stop loss,
    trailing stop dll tergantung dari EA yang anda pakai .
    Untuk mengatur hal ini bisa dilakukan dgn cara mengeklik tab input.
    Lihat gambar :


9. Langkah terakhir klik lah tombol expert advisor dgn logo seperti ini : 




Pada jendela atas metatrader. Setelah Anda klik
maka tombol akan berubah menjadi : 



Itu artinya EA ANDA SUDAH DI IZINKAN BEKERJA.

10. Lihat pula pada gambar chart anda pastikan sudah muncul icon
     orang tersenyum lihat gambar :


Selamat EA Anda sudah mulai bekerja. Semoga sukses




Selasa, 18 September 2012

Sample EA & Indikator








Buat yang belum tahu/ belum pernah pakai robot & indikator, ini ada beberapa contoh silahkan di download
Setelah itu di copy paste di drive C:\program files\insta trader\expert

Sabtu, 08 September 2012

Pengertian Expert Advisor/EA

Apa itu Robot Forex Trading (Expert Advisor/EA)?

Robot disini bukan secara fisik. Tapi sebuah software untuk trading forex secara otomatis. Tanpa anda melakukan perintah Buy/Sell, robot akan mengerjakan sendiri. 

 

Selasa, 21 Agustus 2012

Basics Of Pivot Points

Dalam trading tentunya akan sangat menyenangkan kalau kita memiliki peta yang dapat memberikan gambaran dimana suatu posisi suatu lever harga secara relatif terhadap kondisi pasar dan kemana saja kemungkinan pergerakan-pergerakan mata uang berdasarkan kondisi pasar tersebut. Peta semacam ini akan sangat membantu kita dalam memutuskan transaksi apa saja yang bisa diambil untuk memperoleh keuntungan.

Pivot point adalah teknik yang dikembangkan oleh para pialang saham di lantai bursa, yang dapat membantu kita melihat dimana letak suatu level harga secara relatif terhadap situasi dan dinamika pasar yang terjadi sebelumnya.

Sesuai dengan arti katanya, pivot point berarti titik atau batas dimana suatu pergerakan harga akan berbalik arah. Dalam forex, pivot point adalah level dimana sentimen pasar berubah dari 'bullish' (naik) menjadi 'bearish' (turun) atau sebaliknya. Pivot point bersifat seperti support atau resistance, harga yang bergerak mendekati titik ini akan mendapat perlawanan dan akan berbalik arah. Tetapi jika harga berhasil menembus dan bergerak melewati titik ini, pergerakan itu akan berlanjut terus hingga mencapai pivot point berikutnya.

Para trader profesional seringkali menggunakan pivot point ini untuk mengidentifikasi level-level support dan resistance yang penting. Secara sederhana dapat dikatakan, pivot point dengan semua level-level support dan resistance-nya adalah wilayah dimana arah pergerakan mata uang memili kemungkinan untuk berubah.

Pivot point terutama sangat bermanfaat bagi para trader harian yang sering memanfaatkan gerakan-gerakan kecil yang terjadi di pasar untuk meraih keuntungan. Pada kondisi pasar 'range-bound' pivot point digunakan untuk memperkirakan batas atas da batas bawah gerakan mata uang, sedangkan pada pasar yang trending pivot point digunakan untuk memperkirakan level dimana harga akan bergerak lepas (breakout).





Senin, 09 Juli 2012

Stop Loss

Stop Loss: “Membatasi” Kerugian, Bukan “Mempercepat” Kerugian


Saya sengaja memilih topik tentang Stop Loss, karena banyak temen-temen trader, terutama trader pemula (newbie) yang “kapok” menggunakan fasilitas Stop Loss 

Kebanyakan menganggap bahwa Stop Loss itu “mempercepat” kerugian  dan menganggapnya sebagai  biang keladi atas hasil negatif dari open position yang diambil sehingga modal tergerus sedikit demi sedikit . Dengan alasan itulah, banyak yang akhirnya nekad bertrading tanpa Stop Loss.  Saya bilang "nekad" karena Stop Loss ini sebenarnya berfungsi seperti halnya rem bagi yang belajar naik sepeda. Bayangkan kalau orang belajar naik sepeda tanpa rem, ya... babak belurlah jadinya...  

Trading tanpa Stop Loss memang sekilas terlihat menggoda, karena kita merasa tidak pernah “salah posisi”.  Memang secara umum harga biasanya bergerak naik-turun pada range tertentu, jadi  ada kalanya memang setelah floating minus akhirnya kita dapet profit juga.  Pada akhirnya banyak temen-temen newbie yang berpikir:  weh, berarti aman doong... biarin aja posisi terfloating, ntar juga akhirnya profit juga...

Eits, tunggu dulu...  ada saat tertentu ketika harga kembali pada posisi semula setelah goyang cukup jauh. Memangnya mau, untuk mendapatkan plus 5 pips, sebelumnya floating minus 300 pips dulu?  Hehehe… Itu juga kalau masih ada “nasib baik”...   bisa jadi malah lebih duluan Margin Call yang datang daripada  profit...

Stop Loss  itu dimaksudkan untuk melindungi kita dari kerugian yang terlalu besar.  Jangan sampai kita mengalami "cuma sekali salah posisi"...   Lah, kok “cuma sekali salah posisi”?  Iya...  maksudnya cuma sekali salah posisi trus langsung kena Margin Call, alias abis modal...  trus abis itu kapok dan pensiun jadi trader

Ok deh… anggap  kita sudah sepakat bahwa Stop Loss itu memang perlu.  Sekarang  masalahnya, berapa sih Stop Loss yang tepat? Wah, kalau untuk menentukan berapa point yang tepat, terus terang saya nggak  sanggup... 

Saya cuma bisa menyarankan untuk coba memperhatikan hal-hal berikut:
  • Cobalah liat range pergerakan  harian dari pair yang kita ambil.  Masing-masing pair punya sifat berbeda. Misalnya: kalau untuk EUR/USD, mungkin SL 30 point sudah cukup, tapi kalau untuk GBP/JPY?  weh, sebentar juga dah kesabet tuh...  
  • Alternatif lain, kita bisa memanfaatkan titik parabolic SAR di awal trend sebagai patokan penentuan Stop Loss
  • Atau,  kita bisa memakai level-level pada Fibonacci Retracement sebagai patokan penentuan TP maupun SL
  • Satu hal yang pasti, tetapkan SL sebesar berapa dollar "yang sanggup kita relakan" apabila kita salah posisi
Apa yang saya sarankan di atas itu cuma contoh... masing-masing trader berhak mementukan “nasib”nya sendiri...    Semuanya tergantung dari trading plan dan indikator yang digunakan masing-masing trader

Oya, ada satu hal lagi yang perlu dipahami sehubungan dengan Stop Loss. Besaran range SL  akan berpengaruh pada derajat keyakinan kita akan keberhasilan pencapaian TP. Maksudnya? Begini... saya langsung kasih contoh ya...  Misal hasil analisis kita menyatakan GBP/JPY  akan naik sebanyak 50 point.  Ok, kita tetapkan TP sebesar 50 point. Terus, bagaimana dengan SLnya? Apabila kita menentukan SL sebesar 30 point, maka derajat keyakinan kita akan tercapainya TP cuma sekitar misal 40%, alias nggak terlalu yakin TP bakal tercapai. Nah, kalau SL kita tambah menjadi sebesar 50 point, derajat keyakinan naik menjadi misal 50% atau fifty-fifty lah antara TP atau SL yang kesentuh duluan. Nah,  kalau SL kita ditambah lagi, menjadi misalnya 150 point, maka derajat keyakinan kita naik lagi menjadi 100% atau kita yakin 100% bahwa TP akan tercapai karena SLnya cukup jauh untuk kesentuh duluan. Jadi semakin lebar range SL, semakin tinggi derajat keyakinan kita bahwa TP akan tercapai

Itulah mengapa, banyak trader terpancing untuk melakukan Open Position  tanpa SL . Ya iyalah..., "pasti" tercapai  TP, lah floating negatif sampai ratusan pips juga “dipelihara” dengan TP cuma 5 pips...  hehehe…  Satu-satunya batasan floating negatif ya cuma available margin... Saya sering bercanda dengan menjuluki trader semacam ini sebagai trader penganut keyakinan Stop Loss = Margin Call 

Yah, sebenarnya ini hak masing-masing trader sih... cuma, terus terang, saya sedih melihat banyak temen-temen trader yang berguguran karena kena MC gara-gara trading tanpa SL ini

Saran saya, lebih baik kita segera tahu bahwa kita salah posisi dan cepet-cepet memperbaikinya. Biasanya, kalau sudah terlanjur terfloating minus banyak pips,  kita cenderung tidak tega untuk melakukan Cut Loss... malahan pasrah nunggu datangnya Margin Call sambil berharap-harap cemas harga berbalik arah... hehehe…  Yakin deh… yang kayak gini nggak enak banget loh… 

Rabu, 06 Juni 2012

Trailing Stop

Trailing Stop adalah salah satu fasilitas untuk  mengunci profit. Gambarannya seperti ini : Ketika anda BUY EUR/USD misalnya di 1.2900 TP 1.3000 dan anda takut jika tidak sampai 100 pips atau baru setengahnya harga berbalik arah karena tekanan Jual besar besar, maka anda bisa set Trailing Stop ini.

Contoh cara kerjanya : BUY  EUR/USD di 1.3400 TP 1.3500 SL 1.3300 Trailing Stop  20 pip, ketika harga gerak ke 1.3420 maka posisi jadi buy di 1.3400 TP 1.3500 (tetap) SL 1.3400 (berubah ke harga open), begitu juga kalau harga terus bergerak ke 1.3440 maka posisi sekarang  buy 1.3400 TP 1.3500 (tetap) SL 1.3420 (naik 20 pip lagi) semua secara otomatis.. Dan jika terjadi aksi Jual Besar Besaran atau pembalikan arah, harga akan menyentuh Stop Loss . Walau kena Stop Loss tetap anda bisa profit. Karena Harga mengenai Stop Loss Profit / Trailing Stop.

Cara Setnya adalah arahkan Mouse pada orderan yang sudah masuk lalau klik kanan disana ada Trailing stop, Klik kanan dana ada pilihan , 15, 20 dan seterusnya. Dan Trailing Stop akan berjalan jika MT4 anda ON. Fasilitas ini hanya ada di metaTrader 4 . di Marketiva fasilitas ini belum ada. Selamat mencoba

Kamis, 26 April 2012

Tips 3


Dalam forex tidak ada seorangpun yang mau mengalami kerugian namun faktor ketakutan yang luar biasalah yang membuat seseorang mengalami kerugian, tips dan trik berikut ini menuntun anda menuju kepada kesuksesan yang luar biasa :

1. Angaplah forex sebagai Games Strategy
2. Jangan anda Close kalau mengalami minus tetapi bukalah penyeimbangnya, jika posisi BUY yang     mengalami minus maka penyeimbangnya buka trade SELL sebanyak Quantities posisi BUY artinya 0 (nol trade) pada mata uang yang sama
3. Yang mengalami minus adalah kesuksesan yang tertunda tinggal tunggu waktu
4. Sabar kunci keberhasilan di FOREX
5. Jangan lupa analisis dan pengukuran sebelum melakukan trading
6. Hanya waktulah yang menentukan anda win jadi tunggu waktu win untuk anda kalau selama ini mengalami minus
7. Pahami bahwa Forex tempat mencari uang yang cepat bukan membuang uang yang cepat pula, namun forex sering membuat kita takut dengan posisi minus yang kita alami jangan close, sekali menyelam, menyelamlah sampai kedasar dan minumlah air waktu anda selam agar ketakutan menjadi hal yang biasa buat anda dan diapun akan lari dari sisi anda berubah wujud menjadi pemberani.
8. 1 orang penakut + 5 orang penakut = 6 orang pemberani.
9. Trading sendiri sangat menakutkan kalau anda belum terbiasa, solusinya cari temen anda untuk mengubah suasana takut menjadi pemberani.
10. Jangan percaya kepada signal orang lain jika orang tersebut tidak anda kenali

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites