Seorang teman trader pernah berbagi tips sederhana untuk meningkatkan hasil trading anda dengan 4 cara mudah. Tertarik? Hehehe… pastilah… siapa sih yang gak pengen trading-nya menghasilkan yang lebih?
Ok deh… mari kita langsung simak cara-caranya, siapa tahu memang bisa kita aplikasikan
Cara 1: Jangan terlalu sering melakukan Open Position
Lah? Kok? Hihihi… tenang-tenang… jangan keburu protes dulu yaa..
Begini, pertama-tama, saya perlu ingatkan tentang satu hal yang menjadi “biaya” anda dalam ber-trading, yaitu: spread. Broker tempat anda ber-trading mungkin memang tidak mengambil komisi, tapi tetap saja, ada spread (yang untuk beberapa pairs mayan gedhe) yang “memakan” profit anda. Setiap kali anda melakukan open-close position, anda terkena “biaya spread”. Jadi, disarankan untuk tidak terlalu sering open-close posisi untuk menghemat biaya spread ini.
Kalo anda merasa trend masih kuat dan searah dengan posisi, tetapi anda ingin mengamankan dulu profit yang sudah anda peroleh, lebih baik geser saja stop loss, dari pada anda meng-close satu posisi kemudian membuka posisi lagi dengan arah yang sama.
Cara 2: Perlebar Stop Loss
Ingatlah bahwa pada dasarnya, semakin lebar Stop Loss, (secara teoritis) semakin tinggi pula kemungkinan anda untuk mendapatkan profit. Semakin sempit SL, berarti anda hanya memberi kesempatan yang sempit bagi harga untuk bergoyang sebelum mengikuti major trend yang sudah anda identifikasi. Bahasa gampangnya, SL yang terlalu kecil itu gampang kesabetnya Itulah antara lain mengapa, banyak trader yang menganggap bahwa SL itu “mempercepat” kerugian Mungkin mereka kurang terlalu kecil dalam menetapkan SL, sehingga mudah kesabet itu tadi
Jadi, tetapkan SL relatif agak lebar untuk memberi ruang yang cukup untuk goyangan harga ini supaya SL anda tidak terlalu mudah tersentuh. Meskipun demikian, harus tetap diingat bahwa Stop Loss sebaiknya ditetapkan “sebesar kerugian yang bisa anda tanggung”. Dan… saya tetap tidak menganjurkan anda untuk ber-trading tanpa stop loss, karena bagaimanapun, stop loss pada dasarnya diperlukan untuk “membatasi” kerugian yang mungkin terjadi.
Cara 3: Perbesar Target Profit
Jangan melakukan Open Position kecuali anda yakin bisa mendapatkan profit 100 pips atau lebih Apalagi kok melakukan Open Position berdasarkan “kayaknya ntar juga bakalan ijo kok…” atau malahan “ijo syukur… merah ya sudah…” Walahh… kalo seperti itu tingkat keyakinannya, mending gak usah OP aja deh…
Ingatlah bahwa profit anda nantinya masih harus dipotong oleh spread, dan anda sudah menanggung resiko kerugian dengan membuka satu posisi. Jadi, jangan mau kalo cuma asal ijo doang dunks ahh…
Cara 4: Gunakan Time Frame 4H (atau lebih)
Banyak temen trader yang berpendapat bahwa TF 4 H itu yang paling rendah false signalnya. Juga, kalo anda berharap mendapat profit 100 pips lebih per posisi, maka menggunakan chart dengan TF yang relatif tinggi akan lebih masuk akal untuk mempermudah mengidentifikasi major trend yang sedang terjadi.
Nah, itu tadi cara-cara yang bisa dibilang simple untuk meningkatkan hasil trading anda. Intinya sebenernya sih gimana kita sebisa mungkin menghindari spread yang mengurangi perolehan profit kita.
Oya, perlu saya ingatkan juga masalah margin management. Karena kita bermain di TF 4H (yang relatif tinggi) dan memasang Stop Loss yang relatif lebar, maka ketahanan point harus selalu diperhatikan.
Ok, mau coba diaplikasikan? Yuks mari… berusaha, semoga berhasil dan sukses selalu untuk anda
Ok deh… mari kita langsung simak cara-caranya, siapa tahu memang bisa kita aplikasikan
Cara 1: Jangan terlalu sering melakukan Open Position
Lah? Kok? Hihihi… tenang-tenang… jangan keburu protes dulu yaa..
Begini, pertama-tama, saya perlu ingatkan tentang satu hal yang menjadi “biaya” anda dalam ber-trading, yaitu: spread. Broker tempat anda ber-trading mungkin memang tidak mengambil komisi, tapi tetap saja, ada spread (yang untuk beberapa pairs mayan gedhe) yang “memakan” profit anda. Setiap kali anda melakukan open-close position, anda terkena “biaya spread”. Jadi, disarankan untuk tidak terlalu sering open-close posisi untuk menghemat biaya spread ini.
Kalo anda merasa trend masih kuat dan searah dengan posisi, tetapi anda ingin mengamankan dulu profit yang sudah anda peroleh, lebih baik geser saja stop loss, dari pada anda meng-close satu posisi kemudian membuka posisi lagi dengan arah yang sama.
Cara 2: Perlebar Stop Loss
Ingatlah bahwa pada dasarnya, semakin lebar Stop Loss, (secara teoritis) semakin tinggi pula kemungkinan anda untuk mendapatkan profit. Semakin sempit SL, berarti anda hanya memberi kesempatan yang sempit bagi harga untuk bergoyang sebelum mengikuti major trend yang sudah anda identifikasi. Bahasa gampangnya, SL yang terlalu kecil itu gampang kesabetnya Itulah antara lain mengapa, banyak trader yang menganggap bahwa SL itu “mempercepat” kerugian Mungkin mereka kurang terlalu kecil dalam menetapkan SL, sehingga mudah kesabet itu tadi
Jadi, tetapkan SL relatif agak lebar untuk memberi ruang yang cukup untuk goyangan harga ini supaya SL anda tidak terlalu mudah tersentuh. Meskipun demikian, harus tetap diingat bahwa Stop Loss sebaiknya ditetapkan “sebesar kerugian yang bisa anda tanggung”. Dan… saya tetap tidak menganjurkan anda untuk ber-trading tanpa stop loss, karena bagaimanapun, stop loss pada dasarnya diperlukan untuk “membatasi” kerugian yang mungkin terjadi.
Cara 3: Perbesar Target Profit
Jangan melakukan Open Position kecuali anda yakin bisa mendapatkan profit 100 pips atau lebih Apalagi kok melakukan Open Position berdasarkan “kayaknya ntar juga bakalan ijo kok…” atau malahan “ijo syukur… merah ya sudah…” Walahh… kalo seperti itu tingkat keyakinannya, mending gak usah OP aja deh…
Ingatlah bahwa profit anda nantinya masih harus dipotong oleh spread, dan anda sudah menanggung resiko kerugian dengan membuka satu posisi. Jadi, jangan mau kalo cuma asal ijo doang dunks ahh…
Cara 4: Gunakan Time Frame 4H (atau lebih)
Banyak temen trader yang berpendapat bahwa TF 4 H itu yang paling rendah false signalnya. Juga, kalo anda berharap mendapat profit 100 pips lebih per posisi, maka menggunakan chart dengan TF yang relatif tinggi akan lebih masuk akal untuk mempermudah mengidentifikasi major trend yang sedang terjadi.
Nah, itu tadi cara-cara yang bisa dibilang simple untuk meningkatkan hasil trading anda. Intinya sebenernya sih gimana kita sebisa mungkin menghindari spread yang mengurangi perolehan profit kita.
Oya, perlu saya ingatkan juga masalah margin management. Karena kita bermain di TF 4H (yang relatif tinggi) dan memasang Stop Loss yang relatif lebar, maka ketahanan point harus selalu diperhatikan.
Ok, mau coba diaplikasikan? Yuks mari… berusaha, semoga berhasil dan sukses selalu untuk anda





0 komentar:
Posting Komentar